• Curhat,  Damn,  Galau,  Life,  Love Story

    Fiksi Untuk Sebuah Malam

    Yang sebenarnya saya butuhkan ketika ‘ini’ kembali terjadi adalah diam dan meresapi. Apa yang harus saya lakukan agar semuanya tak melebihi batas? Saat memejamkan mata dipenutup hari, saya selalu refleksi. Mengapa begini? Terjebak dan hampir jatuh untuk kedua kalinya. Ketegasan hilang ditutup rasa. Sungkan, enggan, dan menikmati. Kenapa saya menjadi seringan ini? dimana bantingan kuat yang memekakan telinga?  Yang saya butuhkan hanyalah segelas air putih untuk pendamping obat. Bukan, bukan bantuan wafer cokelat yang dikunyah halus seperti kemarin malam. Refleksi, refleksi, Diaz. Dua puluh-mu menanti. Siap menerkam dan menghantui. Apa yang telah kamu lakukan untuk perubahan?? Sahabatku, usai tawa ini, Izinkan aku bercerita:Telah jauh, ku mendaki. Sesak udara di atas puncak khayalan. Jangan…

  • award,  Merapi,  Nulis

    Writers for Indonesia

    Errrr.. jadiiiii……. *garuk-garuk kepala* beberapa bulan yang lalu saya iseng-iseng nyoba ikutan Writers4Indonesia yang dipelopori sama NulisBuku. Writers4Indonesia adalah proyek untuk membuat semacam buku kumpulan cerpen bertemakan Be Strong Indonesia, yang hasil penjualannya akan disumbangkan untuk korban bencana di Indonesia (Mentawai, Merapi, dan Warior). Tema ceprennya beragam. Saya iseng-iseng ngirim cerpen Segelas Teh dan Cerita Baru Tentangmu yang dulu pernah saya upload di notes facebook dan mendapat beberapa jempol dari dosen dan teman-teman. ihik. terimakasih.. *menghapus air mata* ehm. oke, itu lebay. 😛 Jadiiii, kemarin secara sengaja saya buka webnya WritersForIndonesia daaaaaannn.. Eng-Ing-Eng!! bukunya sudah selesai!! Totalnya ada 17 buku, dan cerpen saya masuk ke buku yang keempat: Hehe, perasaan…