• anniversary

    Happy Birthday.

    “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah”  ― Pramoedya Ananta Toer, Rumah Kaca “Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia.”  ― Seno Gumira Ajidarma, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara Enam tahun yang lalu, saya sedang duduk di lab komputer SMA ketika memutuskan untuk membuat sebuah akun blog. Pada waktu itu, blog adalah suatu hal yang lagi ngetren. Mulai dari curhat blak-blakan sok gaul ala Raditya Dika, sampe curhat terselubung kayak sekarang. Seneng, sedih, lucu, galau, semua ditulis disini. Bagi saya, menulis adalah hobi yang menyenangkan. Dan melalui…

  • Life,  Love Story

    Pada Kalimat yang Berjarak

    Pada kalimat yang berjarak itu tersimpul rindu yang terdiam. Kadang mengumpat kenangan, kadang bermekaran kata rindu. Pada kalimat yang berjarak itu timbul kepedulian. Kadang tentang pencapaian, kadang juga tentang mimpi yang terpendam. Pada kalimat yang berjarak itu ada kita. Yang tak saling melihat namun sama-sama tersenyum; yang tak saling mengungkap namun merindu; yang tak saling bertegur namun mengucap doa yang sama. Pada kalimat yang berjarak itu ada komposisi luka, bahagia, tawa, dan tangis. Kita.

  • #FF2in1,  fiksi

    Kisah Petik #FF2in1 (2)

    Namaku Petik, usiaku 40 tahun, cukup tua untuk menjadi sejarah. Tak seperti biasanya, hari ini aku duduk di sudut ruangan menunggu siapapun yang datang dan turut meramaikan sanggar. Hmm, sebenarnya aku menunggu Neng Asih, perempuan sunda berusia dua puluh dua tahun yang selalu bisa membuatku tersenyum dan bersedih disaat yang bersamaan. Tidak ada yang tidak jatuh hati pada Neng Asih. Ia keturunan Kerajaan Sunda, darah Sunda mengalir kental dalam tubuhnya. Ia gemulai menarikan tari Jaipong, mendendang merdu Pupuh-pupuh Sunda, dan pintar memainkan alat musik klasik. Siapa yang tidak jatuh hati dibuatnya? Ini sanggar milik keluarga Neng Asih. Dia adalah generasi ke dua puluh yang mengelola sanggar ini. Dikumpulkannya anak-anak dari…

  • #FF2in1,  fiksi

    Sepasang Keping Uang Logam. #FF2in1 (1)

    Hatiku selalu perih ketika melewati toko sepeda. Aku selalu terbayang tangismu yang tiba-tiba pecah. Kau ingin sepeda, semua temanmu sudah punya. Kau selalu merengek padaku ketika melihat teman-teman sebayamu yang sudah memiliki sepeda roda tiga dan memainkannya di depanmu sambil membunyikan nyaring belnya. Hatiku seperti diiris, bagaimana tidak, sebagai kepala kelaurga aku akan bertanggungjawab penuh atas hakmu sebagai anak. Pendidikan adalah prioritas utamaku untukmu, dan yang sedang mati-matian berusaha kupenuhi. Semua tawaran nukang aku sanggupi demi sebongkah tabungan investasi pendidikanmu. Masih di luar toko sepeda, aku memandang sebuah sepeda mini roda tiga berwarna biru. Aku tahu sepeda itu pasti tak akan tahan terlalu lama. Tubuhmu terus tumbuh, Nak. Kau akan…

  • I Think...,  Life

    Cinderella

    Keluar malam itu belum tentu bermakna negatif. Kamu hanya perlu kacamata yang pas dan pemikiran yang sedikit terbuka. Katakanlah kau datang ke sebuah kota yang belum pernah kau kunjungi sebelumnya untuk menetap dalam jangka waktu yang lumayan lama. Lambat laun kau pasti akan menyesuaikan ritme hidupmu dengan kota itu. Berbaurlah, buka wawasanmu dari obrolan yang tercipta. Maka kau akan banyak belajar tentang perbedaan dan bergelut dengan idealisme-mu yang selama ini kau dirikan. Dari pergelutan sengit itu nanti kau akan belajar kompromi. Jangan lupa pancing hati nuranimu supaya bisa merasakan semua indera yang kaumiliki dengan memperhatian keadaan sekitar. Makan, dengar, raba, lihat, dan pahami apa-apa yang terjadi. Maka jam akan terasa…