• fiksi

    Ambivalensi

    Dalam Kilat mata itu, ada keraguan yang dipendam sejak lama. Yang muncul sesekali ketika disulut, seperti anjing berkepala tiga tanpa petikan kecapi pengantar tidur. Hanya pada malam sorot mata itu berkiblat. Dibawah sinar bulan, ia bercerita sambil bersandar di tetes embun pertama. Wajahnya bermandikan sinar biru. Bulan malam mini kurang bersahabat. Hari ini pikirannya bagai terminal pertanyaan. Apa yang menghantuinya? Diam-diam mencuri satu-satunya yang ia punya. Membuatnya gila dan menghentikan saluran oksigen ke kepala. Seperti budak yang menghamba, Kilat takluk dengan bisu. Perlahan tumbuh pertanyaan yang terus mengakar, hidup, berevolusi menjadi hama penghancur segala. Lalu semuanya terasa asing. Sebelum gelap meninggalkan tanda tanya besar. Lalu aku disini, berdiri menghadap cermin…

  • Life,  work

    Tanpa Muka

    Dari kumpulan setan-setan yang ada di Indonesia, menurut saya yang paling menunjukan sisi kesetanannya adalah setan tanpa muka. Kasian banget. Udah setan, nggak ada mukanya pula. Gimana dia bisa dikenal? *oke yaz, fokus.* Tapi bener deh, dibandingin setan yang lain, setan tanpa muka juga setan yang paling ngenes. Disaat kuntilanak bisa ketawa sambil buka mulutnya lebar-lebar, dan pocong bisa kedip-kedip matanya kalau lagi kelilipan, setan tanpa muka bisa apa? Nggak bisa apa apa kan? Kasian. Tapi, justru itu yang membuat setan tanpa muka menjadi setan yang paling setan banget. Pokoknya setan nomer satu diantara kumpulan setan yang lain. Ngalahin Tujuh Setan Paling Setan versi On The Spot lah pokoknya. Setan…

  • jakarta,  Life,  work

    Sepasang Kaus Kaki Bersih

    Picture source Pagi itu seperti biasa saya terhentak bangun. Seminggu terakhir, deadline yang diberikan produser membuat waktu tidur saya terganggu. Tidak bisa lelap dan selalu terbangun dengan perasaan tersentak. Jam menunjukan pukul 4 pagi. Saya harus siap satu jam lagi untuk turun ke lapangan, mencari berita ditengah rintiknya Jakarta. Apalagi kalau bukan banjir? Ekspos media besar-besaran di saat seperti ini. Berbicara tentang banjir, sebenarnya saya adalah penggemar hujan kelas berat. Tapi belakangan hari ini saya kesal karena genangan air selalu membuat sepatu dan kaus kaki saya basah. Bahkan sepatu pink kesayangan saya sudah hampir lepas solnya karena tergerus air hujan. Huf. Dengan gontai saya berjalan ke rak sepatu dan mendapati…