• anniversary,  Life

    24

    Yogyakarta selau magis. Terlepas dari pro kontra penyebutan Jogja, Yogya, maupun Yogyakarta. Tiap sudut di kota ini memiliki banyak kenangan bagi saya. Sebutlah satu sisi di Jogja, dan saya bisa memberikan cerita manis tentangnya. Karena itu saya harus kembali ke Jogja, untuk mengumpulkan lagi momen-istimewa. Empat hari di Jogja, ternyata sudut kota ini tetap tak berubah. Merangkum perjalanan dengan tawa dan cerita disetiap putaran roda motor pinjaman, menikmati matahari terbenam di selatan alun-alun, dan sepiring mie godog favorit yang disajikan satu porsi dengan celotehan celotehannya. Dia. Iya, dia. Yang jarang saya temui. Dengannya, saya berbagi (lagi) kisah kisah yang sama-sama tidak kami ketahui. Saya dengan sekelumit cerita suram Jakarta, dan…