• Begadang,  Damn,  I Think...,  Random

    Kutub

    Waktu berlalu. Hidup berjalan. Orang berubah. Pun saya.Singkirkan definisi baik dan buruk yang kamu ketahui. Definisi itu, tidak berlaku dalam apa yang sedang saya hadapi. Sini, mendekat dan dengarkan…Hidup selalu mempunyai dua sisi. Dua sisi yang selalu berlawanan. Kita tidak bisa menghilangkan salah satunya karena mereka bersifat kekal. Yang satu tidak dapat hidup tanpa yang lain, yang satu tidak bisa ada tanpa keberadaan yang lain. Bukan, ini bukan mengenai Harry Potter dan Lord Voldemort.Tapi tentang pijak yang harus saya pilih.Baik buruk. Bagus jelek. Bumi langit. Positif negatif.Apapun yang ada diantaranya akan musnah karena kalah kuat. Hilang di telan apapun yang lebih besar. Waktu, usia, persaingan, ambisi…Orang berubah.Tapi apa yang terjadi…

  • Buku,  Curhat,  Damn,  I Think...,  Life,  Sensitif

    Kritik Menggelitik

    Rasanya kayak digelitik tapir yang lagi ngamuk di ragunan. Saya geli banget baca tulisan di notes facebook seseorang yang nggak saya kenal. Ia mengkritik kalau beberapa buku yang ia temukan di toko buku atau perpustakaan “hanyalah sampah yang tak layak dibaca, yang beruntung dipungut penerbit” (yang saya kasih tanda kutip itu asli saya copy dari notes-nya.) Geram? Iya. Apa patokan dia menilai buku-buku tersebut? Bukankah seorang pembaca, sama dengan penulis, berhak untuk masuk dan turut meliarkan imajinasinya dalam membaca setiap buku? Buku apa yang ia anggap sebagai “sampah” itu? Harus berkriteria seperti apa emangnya buku yang layak terbit dan layak masuk di perpustakaan itu? Membaca adalah kegiatan yang lahir dari…

  • Damn,  Kuliah

    Gloomy Wednesday

    Tidak ada yang salah dengan hari itu kecuali saat saya marah dengan diri sendiri. Hari yang terlalu sepi untuk bercerita dan berbagi, maka saya memilih untuk bungkam. Lega rasanya setelah menangis sesendu itu. Sebelumnya saya sampai lupa kapan terakhir kali saya menangis seperti itu. HAHAHA Maaf untuk semua orang yang kena semprot hari itu, terutama untuk mas-mas yang menjilid tugas laporan saya, dan petugas SKKK yang ribet ngurusin KIK. Maaf. Habis kalian terlalu REBEK disaat yang tidak tepat. Ah ya, dan juga untuk beberapa orang yang membaca tulisan “Sedang-Bad-Mood” di dahi saya. Maaf. Bukan salah saya juga kan kalau saya termaksuk orang yang gampang di tebak? ;p Yang ingin saya…

  • Curhat,  Damn,  UTS

    Augment Image

    Kadang saya bingung ketika perasaan dan ekspresi tidak bisa diungkapkan dengan baik. Saya bukan tipe orang yang mudah memulai sesuatu, apalagi yang berkaitan dengan diri sendiri. Saya lebih sering mendengarkan daripada bercerita. Bukannya tidak mau bercerita, tapi memang begitu siklus dan posisinya. Saya juga sih yang terlalu menyebalkan, ingin selalu dimengerti tanpa berkata apa-apa. Saya juga sih yang salah, karena saya lupa tidak semua orang berpikir seperti apa yang saya tangkap. Karena itulah saya merasa bahwa saya adalah sebuah augment image yang terbentuk dari brand identitiy dan brand image yang terbentuk dari pribadi saya. Ya, saya adalah augment image, yang tidak sengaja terbangun dari dua komponen tersebut. “Tidak sengaja” terbangun, tapi “benar”. Suka? Maaf maaf saja, tapi saya…