• Buku,  Curhat,  Damn,  I Think...,  Life,  Sensitif

    Kritik Menggelitik

    Rasanya kayak digelitik tapir yang lagi ngamuk di ragunan. Saya geli banget baca tulisan di notes facebook seseorang yang nggak saya kenal. Ia mengkritik kalau beberapa buku yang ia temukan di toko buku atau perpustakaan “hanyalah sampah yang tak layak dibaca, yang beruntung dipungut penerbit” (yang saya kasih tanda kutip itu asli saya copy dari notes-nya.) Geram? Iya. Apa patokan dia menilai buku-buku tersebut? Bukankah seorang pembaca, sama dengan penulis, berhak untuk masuk dan turut meliarkan imajinasinya dalam membaca setiap buku? Buku apa yang ia anggap sebagai “sampah” itu? Harus berkriteria seperti apa emangnya buku yang layak terbit dan layak masuk di perpustakaan itu? Membaca adalah kegiatan yang lahir dari…

  • Geje,  I Think...,  Sensitif

    Carnival town

    Source Saya sadar kalau saya terlalu tua untuk berbicara bahwa manusia dilahirkan dengan sifat yang berbeda-beda. Sebenarnya pemahaman ini sudah lama saya rasakan, tapi baru sekarang saya menyempatkan diri untuk menulisnya :p Semua orang (bahkan alien juga mungkin) tahu kalau sifat tiap individu yang berbeda itu secara garis besar dibangun dari dua komponen utama: faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal itu seperti bagaimana lingkungan (atau dalam aspek ini masyarakat) mempengaruhi dan membentuk kita. Sedangkan faktor internal adalah bagaimana kita berpikir untuk kemudian merepresentasikan diri kita atas pemahaman orang lain terhadap kita. Semacam komunikasi interpersonal gitu. Tadi ketika saya berhenti di lampu bangjo perempatan jakal sehabis mengumpulkan tugas UAS Terkom,…

  • Curhat,  Damn,  I Think...,  Sensitif

    Senggol Bacok

    Ini tulisan tentang emosi, dan yang saya benci.Saya benci orang yang sok tahu.Saya benci orang jujur yang ngomong nggak pada tempatnya.Saya benci orang yang nggak tahu situasi dan kondisi, dan tetap nyerocos ngomong kayak orang gila.Saya benci orang yang nggak tau siapa sebenarnya saya, tape men-JUDGE saya kayak tahu segalanya tentang saya. Ya, ini tentang KAMU. Yang sok bisa menerka dan gila bicara, atau memang bicara karena gila?Saya gak suka sikap kamu, dan sampah yang keluar dari mulutmu.Selamat datang, di sudut pikir saya yang dulu saya jeruji, dan sekarang terbuka hanya karena ucapanmu.Selamat datang!!

  • anniversary,  I Think...,  Life,  Nulis,  Sensitif

    8 Februari ke-20

    So you’ve turned the dreaded 20. However, bear in mind, it’s not the end of the world; you do have a bit of developing to do yet and you can enjoy 20 being young; without the added pressure of teenage angst. It’s a great age! 😉 [source] Ha. Gak nyangka juga saya bakal ngebahas ini. Ehm. Satu tahun yang lalu, waktu usia saya baru genap 19 tahun, saya menjadi saksi hidup teman-teman saya yang hendak memasuki usia 20. Sebut saja mereka Tithy, April, dan Saila (bukan nama sebenarnya). Waktu itu, rasanya kami itu kayak Power Ranger, Pembasmi Kejahatan Kegalauan. Hampir setiap hari kami bermain bersama untuk mencari sumber kejahatan kegalauan dan…