• #31harimenulis,  The Cameners

    #23 – Seandainya – THE CAMENERES (Posting Terakhir Tema Kedua)

    NENEK MOYANG adalah tema kedua saya dalam proyek #31harimenulis. Saya penasaran dengan identitas nenek moyang saya. Lalu, saya bersama teman saya yang enggan disebut namanya, mulai berpetualang untuk mencari fakta-fakta tersembunyi tentang nenek moyang saya. Dimulailah petualangan saya bersama teman saya yang enggan disebut namanya ke Pulau Tubby. Kami lalu bertemu duo musikal THE CAMENERS, yang terdiri dari Monster Panu dan Siluman Doraemon. Mereka berdua disinyalir mengetahui identitas nenek moyang saya. Selama LIMA HARI KEDEPAN (terhitung 12/5) saya akan memposting mengenai obrolan-obrolan saya dengan THE CAMENERS. Untuk mengetahui lebih lanjut mengapa saya mencari nenek moyang saya, bisa dibaca DISINI. Selamat menikmati! Salam THE CAMENERS! 🙂UPDATED! — Berhubung beberapa waktu yang lalu blogger sempat error, jadi…

  • #31harimenulis,  The Cameners

    #22 – Take a Bow – THE CAMENERS

    NENEK MOYANG adalah tema kedua saya dalam proyek #31harimenulis. Saya penasaran dengan identitas nenek moyang saya. Lalu, saya bersama teman saya yang enggan disebut namanya, mulai berpetualang untuk mencari fakta-fakta tersembunyi tentang nenek moyang saya. Dimulailah petualangan saya bersama teman saya yang enggan disebut namanya ke Pulau Tubby. Kami lalu bertemu duo musikal THE CAMENERS, yang terdiri dari Monster Panu dan Siluman Doraemon. Mereka berdua disinyalir mengetahui identitas nenek moyang saya. Selama LIMA HARI KEDEPAN (terhitung 12/5) saya akan memposting mengenai obrolan-obrolan saya dengan THE CAMENERS. Untuk mengetahui lebih lanjut mengapa saya mencari nenek moyang saya, bisa dibaca DISINI. Selamat menikmati! Salam THE CAMENERS! 🙂UPDATED! — Berhubung beberapa waktu yang lalu blogger sempat error, jadi…

  • #31harimenulis,  The Cameners

    #21 – Hari Baru

    Kubiarkan sepi menepi Meninggalkan diri yang setengah terisi Untuk apa aku selalu menanti? Sampai hati terbagi dan selalu tersakti mengapa kau enggan untuk memberi? Kecuali ucapan tajam mengikis hati Kau panggil dia mentari Ku pangil dia nista yang berlari Akankah aku selamanya disini? Ini waktunya tuk pergi Melepas hati yang terpatri Untuk segera mencari matahari Dengan berpendar dalam sunyi Yang bisa menjadi pelita obat hati

  • #31harimenulis,  The Cameners

    #20 – Tentang PSTV

    DOP and Script Writer SYUTING HARI KEDUA PSTV dilalui dengan hati riang gembira dan terlalu banyak tertawa! Pipi saya sampai mati rasa saking pegalnya. Ngetawain apalagi kalau bukan tentang kelakuan cacat anak-anak produksi me-mentel-i si talent :p Hehe. #Kode Production, you rawk! m/ Bagian yang paling saya suka dari syuting hari ini adalah saat duduk berdua di pinggir pantai bareng si talent rizma sambil ngomongin hal-hal absurd. Co cuit banget. Sambil ngedengerin lagu-lagu galau dari hape dan memandang laut yang ombaknya ganas, kita cerita-cerita. Hahaaha, GALAU detected! 😛

  • #31harimenulis,  The Cameners

    #19 – Kaki Baja

    Selamat malam para pecinta THE CAMENERS! Maaf beribu maaf, cerita akhir THE CAMENERS masih belum bisa saya tampilkan disini. Seharian ini saya terlalu sibuk mengurusi proyek PSTV. Yep, hari ini adalah hari pertama saya dan teman-teman kelompok PSTV melakukan rangkaian syuting. Rencananya syuting akan dilaksanakan selama tiga hari sampai sabtu (21/5) besok. Director and Script Writer Syuting hari pertama? LUAAAAR BIASA! Panas, keringetan, apek, capek, pusing, semuanya campur jadi satu. Kebetulan dalam proyek ini saya bekerja sebagai penulis skenario, atau bahasa gaulnya script writer. Berhubung pas hari H syuting saya nggak ngapa-ngapain, jadi direkrutlah saya menjadi supir dadakan untuk wara-wiri ke TKP. Jadilah saya, supir dengan keahlian nyasar. Haha, ya,…