Pilih Laman

Belakangan ini berita tentang diet ala Tya Ariestya santer banget berseliweran di media sosial saya. Nggak hanya itu, circle pertemanan saya pun kerap kali membahas seputar diet ini. Gimana nggak dibahas, turunnya drastis woy 23 kilogram dalam waktu 4 bulan! Siapa coba yang nggak mau?? Dan, yang lebih serunya lagi, olahraga yang dilakukan hanya jalan cepat saja setiap hari selama 45 menit! Hmmm sungguh menggiurkan, bukan?

Jalan cepat memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, lho. Karena ketika berjalan kaki, semua otot dalam tubuh ikut bergerak.

Karena ini pula, saya mulai rutin membiasakan jalan kaki setiap hari. Nggak perlu jauh-jauh, biasanya sih keliling komplek perumahan dengan jarak 1 sampai 4 kilometer saja. 

Walau belum bisa rutin tiap hari karena adaaa aja rintangannya seperti gerimis, Baby D yang keburu bangun dan nggak bisa ditinggal, hingga simply karena malas. Tapi alasan malas sih yang nggak bisa diterima. Karena itu sejatinya adalah musuh terbesar diri sendiri yang selalu menghambat apa yang kita inginkan. Betul apa betul? 😀

Baca Juga: 4 Jengkal Menuju Sehat

Balik lagi ke manfaat jalan cepat. Jadi ada beberapa manfaat jalan cepat yang saya rasakan selama kurang lebih dua bulan melakukan rutinitas ini.

Manfaat Jalan Cepat

1. Menghilangkan Bad Mood

Say it what you want, tapi kalau mood saya biasanya membaik setelah melakukan aktivitas jalan cepat. Pikiran dan hati juga rasanya makin relax. Jalan cepat juga jadi jalan ninja saya untuk melakukan me-time. Karena selagi melakukan kegiatan tersebut, saya bisa mendengarkan podcast atau lagu favorit sambil nyanyi-nyanyi. Hehe..

Belum lagi kalau dilakukan pagi hari ditemani semilir udara pagi, suasana perumahan yang sepi, dan sinar matahari yang masih ramah di kulit. Duh, seger banget deh pokoknya ke badan!

2. Melancarkan Metabolisme

Aktivitas jalan cepat bisa melancarkan peredaran darah dari dan ke otak. Maka nggak heran sehabis rutin melakukan ini, rasanya badan ini lebih fresh.

Beberapa penelitian juga menyebutkan jalan cepat mampu menjaga kesehatan jantung, mengurangi nilai kolesterol jahat, hingga mengontrol tekanan darah.

3. Menghilangkan Nyeri Punggung Bawah

Ini benar-benar saya alami sendiri. Jadi dari awal tahun 2021, saya sering banget mengalami nyeri punggung bawah. Saya yakin sih nyeri ini diakibatkan dari minimnya aktivitas. Semenjak jadi full time mom lagi, aktivitas saya hanya bergelut di rumah saja: pekerjaan rumah, mengurus baby D, bikin konten, dan lain sebagainya.

Aktivitas tersebut tidak membutuhkan gerak banyak, bahkan malah membuat saya makin sering rebahan (tim rebahan ayo berkumpul!). Maka saya bertekad untuk mengubah kebiasaan tersebut dengan rutin jalan cepat setiap pagi.

Setelah satu bulan berjalan, badan rasanya enak banget! Sakit di punggung bawah pun perlahan menghilang. Ntap!

4. Sebagai Alternatif Olahraga Murah Meriah!

Goodbye gym membership, kelas zumba dan aerobik! Hehehe.. Jalan kaki itu murah meriah. Olahraga gratis yang hanya bisa dijalankan dengan NIAT

Selama melakukan jalan cepat, biasanya saya membakar kalori 190 – 300an sekali jalan, tergantung jarak tempuh, kecepatan langkah, dan device penghitung kalori yang digunakan. Lumayan banget kann?

Walau kalori yang terbakar masih kalah jauh dibandingkan zumba ataupun olahraga lain yang biasa saya lakukan di rumah menggunakan video youtube, tapi saya cukup senang karena dengan rutin melakukan jalan cepat bisa memberikan manfaat positif bagi tubuh.

Baca Juga: Perbedaan Emas Antam dan UBS

Lengkapi Manfaat Jalan Sehat dengan Pola Makan Teratur

Balik lagi bahas soal diet Tya Ariestya, yuk. Jadi selain jalan cepat aja, Tya juga melakukan jam makan dan diet ketat pada makanannya yang meliputi:

  • Mengurangi minyak
  • Mengurangi santan
  • Mengurangi tepung
  • Mengurangi gula

Terdengar simple, ya? Eits tunggu dulu. Banyaaak sekali produk turunan dari pantangan makanan tersebut. Apalagi buat saya yang suka banget makan makanan olahan tepung. Tentu rasanya berat.. Huhu..

Baca Juga: 4 Jengkal Menuju Sehat

Tapi pelan-pelan harus bisa dikurangi, ya. Sejauh ini sih saya masih sulit, tapi akan saya coba demi mendapatkan kembali berat badan yang sesuai.

Karena sejatinya kan mengatur pola makan itu bukan untuk menurunkan berat badan saja, tapi sebagai “diet” atau langkah hidup yang dilakukan secara berkala. 

Semoga saya bisa update progressnya di sini lagi, ya.

Kalau kalian gimana? Apakah ada juga yang sedang mencoba olahraga dan mengatur pola makan seperti saya? Apakah ada yang sudah mendapatkan manfaat jalan cepat? Cerita di kolom komentar, yuk!

Baca juga:
Nggak kerasa saya sudah 15 tahun menggunakan hijab. Dan selama itu pula saya memiliki satu permasalahan rambut yang nggak kunjung…
26
0
Comments herex
()
x