Pilih Laman

Moms, apakah kalian ada yang membiasakan anaknya bersepeda menggunakan balance bike? Mungkin untuk sebagian, balance bike ini masih asing, ya. Padahal banyak sekali lho manfaat dari penggunaan balance bike ini untuk si kecil. Gimana sih caranya mulai memperkenalkan balance bike pada anak? Apa saja manfaat balance bike? Merk apa yang recommended dan bagaimana cara melatih anak bersepeda? Sini sini, aku mau rangkum semua pengalaman menggunakan balance bike sesuai pengalaman aku, ya!

Balance Bike Itu Apa Sih?

Balance bike atau biasa disebut juga dengan push bike, adalah sepeda untuk anak yang dirancang tanpa pedal.

Hah, sepeda kok tanpa pedal? Nggak salah, tuh?

Nope. Sesuai namanya, balance bike, sepeda ini berfungsi untuk membantu anak belajar keseimbangan. Berbeda dengan sepeda pada umumnya yang harus dikayuh, balance bike digunakan dengan cara mendorong dengan menggunakan tumpuan kaki. Maka nggak heran kalau sepeda ini juga kerap disebut sebagai push bike atau sepeda dorong (didorong pakai kaki, gitu, hehe)

Balance bike bisa digunakan dari usia anak dua tahun, lho! Pengalaman menggunakan balance bike anakku misalnya, dimulai dari usia Baby D 23 bulan (tahun 2020). Pelan-pelan aja ngajarinnya dan aku selalu ajak dia bersepeda setiap hari di sore hari.

Awalnya baby D masih kagok dan nggak berani duduk di sadelnya. Jadi dia berdiri sambil nuntun sepedanya gitu pelan-pelan.. Kocak juga sih kalau diingat-ingat! Sampai akhirnya dia bisa lancar dan mau duduk di sadel itu setelah aku pindah rumah, karena di tempatku ini ada tetangga yang juga pakai balance bike. Setelah itu, dia ngebut terus deh setiap main sepeda!

Oh ya, balance bike beratnya lebih ringan dibandingkan dengan sepeda anak pedal. Jadi memungkinkan banget deh untuk digunakan anak sampai dengan usia 4 tahun.

Baca juga: Manfaat Bermain Sensori Play

Kenapa Memilih Balance Bike?

Aku pribadi memilih kegiatan bersepeda untuk menyalurkan energi anakku yang super duper aktif. Dari usia 1 tahun, aku perhatikan Baby D ini sangat aktif untuk kegiatan fisik dan oralnya seperti berjalan, berlari, berbicara, dan bernyanyi. Maka dari itu riset-riset dulu nih kegiatan apa yang paling cocok untuk menyalurkan energinya itu. Sampai akhirnya jatuhlah pilihanku pada memperkenalkan balance bike. 

Awalnya aku sempat ragu nih untuk membelikan anakku sepeda ini. Tapi setelah riset pengalaman menggunakan balance bike dan tanya sana-sini, akhirnya mantap juga dan langsung memutuskan untuk beli, deh!

Apa Manfaat Balance Bike Untuk Anak?

Berikut aku coba simpulkan beberapa manfaat dan pengalaman menggunakan balance bike yang berpengaruh pada kondisi anak, ya:

  1. Melatih keseimbangan
    Anak membutuhkan kemampuan keseimbangan yang baik untuk menunjang aktivitasnya. Untuk mendukung keseimbangan tubuh, dibutuhkan otot punggung, tungkai dan kaki yang kuat. Nah, otot-otot ini bisa terlatih jika anak bergerak aktif atau berolahraga, salah satunya dengan mengendarai balance bike!
  1. Melatih koordinasi
    Ketika sedang bermain sepeda, si kecil perlu berkonsentrasi pada jalan, arah, dan pijakan. Ia juga harus memutuskan kapan harus maju, berhenti, berbelok, menanjak, dan melalui jalanan yang tidak rata. Balance bike juga di desain untuk bisa digunakan di berbagai medan, termasuk jalan bergelombang dan off road. Jika anak sudah lancar, ia juga biasanya akan menunjukan kegesitannya dengan mengendalikan sepeda dengan cepat atau melakukan manuver. 
  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
    Dengan dilatih untuk berkendara sendiri, anak memiliki rasa percaya diri dalam hal melakukan sesuatu. Sesuai dengan pengalaman menggunakan balance bike yang aku alami, memberikan anak semangat dan pujian yang sewajarnya ketika ia berhasil melakukan gerakan tertentu atau melalui jalanan yang bergelombang akan membuatnya lebih exited bermain sepeda!
  1. Mengendalikan Rasa Takut
    Jangan panik ketika anak jatuh, ya. Berikan sounding atau pemahaman kepada anak kalau jatuh adalah proses dari belajar. Dengan begitu, anak akan belajar untuk mengendalikan rasa takut dan cemas untuk bersepeda. Gunakan juga alat keselamatan seperti helm dan pelindung lainnya untuk menghindari si kecil dari cedera serius.
  1. Meningkatkan Bonding dengan Orang Tua
    Belajar naik sepeda dengan dibantu orang tua bisa menjadi kegiatan yang mampu membangun kedekatan emosional. Momen pertama anak mengendarai sepeda roda sering kali menjadi momen masa kecil yang tak terlupakan.
pengalaman menggunakan balance bike sepeda anak
Sudah lancar main balance bike, balapan dengan teman komplek

Baca juga: Surga Tersembunyi di Nusa Lembongan

Bagaimana Cara Memilih Balance Bike?

Sebenernya untuk memilih balance bike yang tepat untuk anak sih tergantung dengan kebutuhan dan budget, ya. Tapi, sesuai pengalaman menggunakan balance bike yang aku jalani, orang tua harus pertimbangkan sendiri, sih, mau merk sepeda yang seperti apa.

Kalau aku dulu itu ada beberapa hal yang diperhatikan seperti:

  • Ukuran
    Apakah sepedanya terlalu berat atau terlalu besar? Bisa di adjust nggak ukurannya?
  • Roda
    Beberapa balance bike menggunakan roda seperti sepeda pada umumnya, berisikan angin dan bisa dipompa. Tapi sebagian sepeda rodanya terbuat dari plastik sehingga ringan dan nggak perlu repot ban kempes atau kurang angin.
  • Testimoni
    Gimana nih pengalaman netizen lain yang anaknya pakai balance bike X, apa bedanya dengan yang pakai balance bike Y? Jadi ya riset terus sampe gempor haha..
  • Harga
    Nah ini juga part yang penting. Sudah sanggup belum tabungannya untuk beli balance bike yang diinginkan? Udah nemu merk dengan harga yang sesuai?

Setelah menimbang-nimbang, akhirnya kami memutuskan untuk memilih balance bike merk London Taxi! Yeaay!

pengalaman menggunakan balance bike push bike sepeda anak

So far sih setelah 1 tahun lebih pemakaian sepedanya masih bagus, ya. Nggak ada keluhan yang berarti. Kalau lecet di body sih nggak masalah, ya, karena kan anak naik sepeda juga ada jatuhnya, jadi wajar kalau body tergores. Untuk ukuran ban plastik juga masih awet kok, belum perlu ganti baru.

Waktu itu kami beli London Taxi balance bike ini di harga 1,5 juta (tahun 2020) tapi kayaknya kalau sekarang harganya sudah turun, deh. Sebenarnya awalnya naksir yang merk Polygon, tapi cari ke beberapa gerai dan reseller kok susah banget dan stoknya selalu habis. Saya udah ngisi nih waiting list PO nya, sampai sekarang juga nggak dihubungin, wkwk. Sungguh sebuah pengalaman menggunakan balance bike yang

Yah begitulah berarti jodohnya memang di si London Taxi ini. Sampai sekarang sepeda ini masih rutin dipakai, sehari bisa 2-3 kali. Semenjak lancar main sepeda, Baby D tuh nggak mau lepas dari kesempatan main di luar. Sekolah Paud aja mau berangkat kalau naik sepeda :’)

Baca juga: Makan Gratis Seharian Ketika Ulang Tahun

Finally…

Untuk moms yang ingin cari balance bike yang tepat untuk anak, sok atuh mangga didiskusikan dulu dengan pasangan sambil tentunya browsing sana-sini ya untuk tambah referensi. Sesuai pengalaman, nggak nyesel deh membekali aktivitas anak dengan kegiatan bersepeda ini. Worth every penny!

Oh ya, untuk yang masih bingung atau ingin bertanya mengenai pengalaman menggunakan balance bike, bisa tulis di kolom komentar, ya!

Baca juga:
Beberapa bulan belakangan, saya selalu flashback dan berpikir tentang karir, pencapaian, dan rencana kedepan. Mungkin karena beberapa pergantian karir yang…
57
0
Comments herex
()
x