Pengalaman Kembali Traveling Setelah Pandemi ke Luar Negeri

oleh | Agu 14, 2022 | Thailand, Traveling | 20 Komentar

Pertengahan Juni 2022 lalu saya berkesempatan untuk kembali melakukan “traveling” setelah pandemi ke luar negeri. Rasanya seperti hal yang baru dan udah lamaa banget nggak dilakukan karena sebelumnya kan Indonesia (dan belahan dunia lainnya) mengalami masa lockdown karena pandemi covid-19. Well, not really a traveling, sih, lebih tepatnya mini company trip dari kantor baru saya. Iya, saya akhirnya sudah kerja kantoran lagi (will talk about this seperately in another post, hehe).

Rasanya excited, takut, dan bingung di saat yang bersamaan ketika tahu harus melakukan traveling setelah pandemi ke luar negeri lagi. Terakhir saya ke luar negeri itu di tahun 2017 untuk liputan Muslim Traveler yang mana udah lama banget!  Jadi ketika tahu akan kembali traveling dengan durasi yang lama (2 minggu), perasaan kok campur aduk ya, HAHA.

Oh ya, destinasi yang akan saya kunjungi adalah Bangkok, Thailand. Super penasaran dan semangat banget sih pergi ke Negeri Gajah Putih ini. Dan Alhamdulillah everything is going well, semenyenangkan itu ternyata berada di negara orang dengan teman-teman baru yang super asik, walaupun tiap hari ya kerjaannya kerja-kerja-kerja wkwk.

Makanya, selama trip saya kayak janji gitu ke diri sendiri bakal merangkum highlights apa aja yang terjadi saat kembali bisa traveling setelah pandemi di Bangkok dan cerita perjalanan dari apa yang saya alami disana. Untuk yang pertama ini, saya akan membahas den berbagi pengalaman apa saja yang perlu disiapkan jika kamu juga ingin traveling setelah pandemi ke luar negeri (khususnya Bangkok, Thailand). Semoga bisa membantu kamu, ya!

Baca juga: Persiapan Traveling ke Jepang

9 hal yang perlu disiapkan untuk traveling setelah pandemi ke luar negeri: Bangkok edition!

tips kembali traveling setelah pandemi

1. Vaksin

Pastikan kamu sudah melengkapi vaksinasi sampai dengan booster ya. Ketika saya melakukan perjalanan (Juni 2022) syarat traveler yang hendak ke luar negeri dan syarat turis asing yang diperbolehkan masuk ke Thailand adalah memiliki vaksin dosis lengkap. Namun ketika saya menulis tulisan ini (Agustus 2022), pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan vaksin booster kedua tambahan, dan itu merupakan syarat untuk bepergian ke luar negeri nantinya.

Jangan lupa juga untuk print sertifikat internasional vaksinnya ya, bisa didapat di peduli lindungi. Saya prepare 2 sih, satu print out dan satu digital just in case aja kalau akses hp nggak bisa dibuka, batre habis, dan ada masalah teknis lain, jadi bisa ada backup nya.

2. Paspor

pengalaman kembali traveling setelah pandemi ke bangkok thailand

Pastikan paspor kamu masih berlaku dan jangan bepergian jika masa berlakunya kurang dari 6 bulan lagi (just in case). Sebelum melakukan trip, saya melakukan perpanjangan paspor yang telah kedaluwarsa di tahun dua tahun lalu. Proses perpanjangan paspor ini memakan waktu yang cukup lama, jadi saya sarankan kamu untuk spare lebih banyak waktu untuk membuat paspor.

3. Dokumen terkait (Thai Pass)

Beberapa negara menerakan peraturan tambahan bagi para traveler untuk melakukan traveling setelah pandemi. Makanya, penting banget untuk melengkapi segala kebutuhan dokumen yang diminta.

Ketika saya berangkat trip (Juni 2022) pemerintah Thailand memberlakukan sistem registrasi bagi para pelancong sebelum  memasuki wilayahnya melalui Thai Pass. Namun, sejak 1 Juli 2022 sampai tulisan ini ditulis (Agustus 2022), peraturan itu telah dicabut. Jadi sekarang kalau kamu mau ke Thailand, kamu bisa langsung datang aja tanpa perlu tambahan dokumen lain. Makin mudah, ya? Tapi tetap harus selalu cross check dan update informasi ya karena kita nggak akan tahu apakah peraturan ini akan kembali diberlakukan 🙂

4. Asuransi yang meng-cover covid

Salah satu syarat lainnya untuk bisa masuk ke Thailand bagi para pelancong adalah memiliki asuransi selama masa perjalanan yang juga mengcover covid-19. Waktu itu saya belinya kolektif ya, pakai prudential. Lumayan terjangkau kok, sekitar Rp 300K aja untuk 2 minggu coverage.

Selain suatu kewajiban dokumen, saya rasa asuransi seperti ini sagat dibutuhkan ya sebagai syarat traveling setelah pandemi terutama bagi diri sendiri.

5. Stok masker

Selama masa traveling setalh pandemi ini, setiap di perjalanan saya selalu full menggunakan masker kecuali saat makan dan minum. Walaupun beberapa orang terlihat ada yang sudah tidak menggunakan masker (apalagi saat di bandara) tapi saya masih agak parno sih kalau nggak pake. Lebih kepada mengurangi resiko aja karena kalau amit-amit kena corona lagi, di negara orang pula, selain rencana “traveling” bisa gagal, bakal amsyong banget sih.

6. Riset tempat tujuan wisata

Walau tujuan perjalanan kali ini adalah untuk kerja, tapi saya juga membuat beberapa wish list, tempat-tempat yang ingin saya kunjungi ketika weekend atau ketika ada waktu kosong. Kebanyakan sih lokasi halal food, mall, dan book cafe (sekalian buat update mostach yang udah mati suri haha). Seneng banget karena beberapa tujuan bisa saya kunjungi. 

Oh ya, riset tempat tujuan wisata itu bisa bikin kita nggak bingung ketika sudah berada di negara tujuan. Biasanya saya bikin di sheets gitu, lengkap dengan alamat, nomer telepon, link maps, dan akun sosial medianya biar nggak lupa.

working from cafe bangkok thailand
Working from a cafe near our place
jajan di caktucak bangkok thailand
Caktucak weekend market
night market di thailand
Night market in Bangkok, Thailand

Baca juga: Terpesona Aceh

7. Uang secukupnya dan kartu debit yang ada saldonya

Money changer di daerah tempat tinggak saya nggak stok banyak mata uang Thailand (Bath). Jadi saya harus mesen gitu sekitar 3 hari sebelumnya. Dan sialnya, awal tahun 2022 ini saya baru aja nutup kartu kredit karena nggak pernah dipake :’) Agak deg-degan sih, traveling ke luar negeri tanpa bawa kartu kredit. Ya amit-amit kalau sampai terjadi sesuatu dan butuh dana talangan gimana?

Bawa banyak cash juga takut banget keamanannya, dan gimana nanti kalau nggak habis? Sayang nggak sih kalau dituker lagi dan jatohnya malah rugi? Mau nuker ke USD juga saya belum lihat benefitnya untuk pribadi. Nah jalan tengahnya adalah dengan stok uang di kartu debit. Wkwk.

Saya beberapa kali belanja di Bangkok menggunakan kartu debit dan seneng banget karena gak ada charge! Beda cerita ya kalau ambil uang cash, ada tambahan dana ฿200 (sekitar Rp 88.000 per tarikan), mayan kan! Siap-siap deh buat shopping kalau ke Bangkok!

mall terbaik di bangkok
mall terbaik di bangkok iconsiam

8. Internet provider

Kemarin saya dan teman-teman nggak sewa wifi portable gitu buat selama di sana, tapi kami beli kartu sim. Ketika mendarat di bandara Internasional Suvarnabhumi, ada banyak kok yang menawarkan simcard dengan harga yang bervariasi. Waktu itu kami pakai dari TRUE dengan harga ฿699 (sekitar Rp 307.560) untuk unlimited 5G access selama 15 hari.

Sumpah ya internetnya super kenceng tanpa cela sedikitpun. Belum lagi ada gratis telepon ke semua nomor di Thailand yang memudahkan kami untuk reservasi kendaraan, tempat makan, telepon pemilik airBnB dan lainnya!

Kalau nggak mau beli sim card di sana, kamu juga bisa aktifkan roaming dari nomer lokal kok. Silakan riset sendiri ke provider kamu masing-masing ya! 🙂

9. Install Grab

praktisnya naik grab van di bangkok
pakai grab van di thailand bangkok

Ini sebuah solusi dari segala permasalahan transportasi, sih. Biasanya kami kemana-mana itu naik Grab Bike atau Grab Van. Karena selain cepat, rasanya lebih praktis aja gitu. Sama aja kayak kita sehari-hari kalau kemana-mana naik GoJek, hehe. Belum lagi kalau mau jajan tapi mager bisa juga order di GrabFood atau GrabMart.

Nah saran saya sih sebelum ke Thailand mendingan connect-in dulu pilihan pembayaran direct debit yang ada di aplikasi Grab. Jadi kamu nggak bakal repot untuk nyediain cash untuk pembayarannya.

Oh ya, sayang banget selama di Bangkok saya nggak sempet nyobain naik BTS Skytrain (Bangkok Mass Transit System). Saking packed nya dan tentu pengen yang selalu cepet, jadi kemana-mana naik Grab Bike. Hahaha.. Next time kalau ke Bangkok lagi harus nyobain naik BTS sih!

Baca juga: Makan Siang Nikmat di Desa Wisata Pujon Kidul, Malang

Thailand: I left my heart in Bangkok!

traveling ke bangkok setelah pandemi

14 hari di Bangkok sama sekali gak kerasa sih. Walau tiap hari adaa aja kata-kata pengen cepet balik Indo karena kangen anak dan seblak, tapi tetep aja rasanya masih kurang puas explore sana-sini hehe. Definitely bakal balik lagi kesini sih kalau ada kesempatan <3

Nggak disangka juga kalau dibalik trip ini ada banyak cerita. I’ll share for more bet places di Bangkok setelah ini, ya. Mostly sih cafe buku yang so insta-worthy dan kind of hard to forget.

Anyway, apa kalian ada rencana untuk traveling setelah pandemi ke luar negeri juga dalam waktu dekat? Ada persiapan atau requirement khusus nggak sih yang harus dipenuhi? Share di kolom komentar, ya!

Subscribe
Notify of
guest

20 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Arni
Arni
5 months ago

Wah seru perjalanannya ya
Enak kalau jalan rame-rame gitu, selain bisa sharing cost juga jadi asyikada temennya
Pengen ke Thailand juga euy
Dari dulu penasaran sama Negara cantik ini

Indra
Indra
5 months ago

mobil Grab di Thailand aseli mewah banget interiornya. mirip interior rumah mewah.. hehe

Naqiibatin Nadliriyah
Naqiibatin Nadliriyah
5 months ago

Huwooo. Emang traveling ke luar negeri setelah pandemi ada banyak cerita ya, Kak. Pasti seneng banget ya. Apalagi Thailand juga salah satu destinasi impianku traveling. 14 hari di sana saja masih kurang puas ya, Kak? ckckckk. Ditunggu cerita lainnya selama di sana, Kak 😀

Dini
Dini
5 months ago

Asik banget kak bisa travelling lagi setelah lama gak keluar negeri ya.. penasaran dengan post selanjutnya tentang best places in Bangkok

Bambang Irwanto
Bambang Irwanto
5 months ago

Wih, travelling ke luar negeri smapai 2 minggu itu seru sekali, Mbak. Namun memang segala sesuatu harus diperhatikan, ya. termasuksoal vaksin lengkap, persiapan dana, sanpai sewa insternet provider di Thailand. Saya jadi tidak sabar menunggu cerita jalan-jalan lengkapnya, Mbak.

atiqoh
atiqoh
5 months ago

Masya Allah senangnya udah bisa jalan-jalan lagi ya, jadi makin banyak preparenya tapi jadi lebih tenang aja ya ke luar negeri sekalipun 🙂

Gusti yeni
Gusti yeni
5 months ago

Akhirnya ya mbaa pecah telor paspor kepake lagi… Aku sudah bulan Mey kemarin, seharusnya sejak tahun kemarin ke turki sekeluarga eeeh pandemi delta omicron yg bikin tiket rechedule 3x…

Menurut saya pribadi traveling di saat pandemi seru seru saja, justru bikin ga parnoan. Dirumah banyak berita2 jd parno. Kebetulan selama pandemi kami sekeluarga traveling teruss di dalam negeri plg kerumah cm bbrp minggu tar cabut lagi 🤭

nabilla - bundabiya.com
nabilla - bundabiya.com
5 months ago

saya menantikan kapan bisa traveling lagi ke luar negeri mba hahah.. terakhir tahun 2019 pas dapat trip gratis ke turki. lalu gatau deeh kapan bisa lagi

dyah
dyah
5 months ago

Untuk saat ini kami masih mengeksplor wisata dalam negeri aja mbak. Soalnya dananya belum cukup uy. Hehehe.. Karena gak bisa pergi sendirian. Mesti berlima. BTW rasanya seru ya mbak, udah bisa jalan-jalan ke luar negeri lagi.

Fenni Bungsu
Fenni Bungsu
5 months ago

Itinerary nya kudu jelas juga ya kak, jangan karena udah lama gak traveling terus lupa bagian penting ini.
Siip ah pengalamannya.

Jihan
Jihan
5 months ago

Hwaa mbaa asyik bangett trip ke Bangkoknyaa, jadi pengen ikutan iihh tapi tiket pesawat lagi auto mahaall kemanapun huhu..
Semoga besok2 bisa berkesempatan kesini, aamiin

Mei Daema
Mei Daema
5 months ago

wah serunya kak udah bisa traveling lagi ya, saya kalau ke luar negeri belum, tapi kalau di Indonesia sudah ke beberapa kota pasca pandemi ini, kangen nikmatin street food lagi kalau ke luar negeri

Shyntako
Shyntako
5 months ago

Senangnya sudah bisa travelling lagi yaa kak, cuma perlu diinget tuh untuk mengunduh n print sertifikat vaksin yang internasionalnya hihi, jgn santai2 karena udah terbiasa pakai PeduliLindungi wkkwkw di LN ga berlaku sih huhu

hamimeha
hamimeha
5 months ago

Wah aku kaoan ya hahahaa bis atravelking gini. Seneng lho tiap baca ulasan oengalaman travelling teman2 gini. Tips buat perispannya juga manfaat banget ini

Retno
Retno
5 months ago

Wah asik ya kalau rame rame gitu, bisa sharing cost. Apalagi kalau teman seperjalanannya orangnya juga seru seru, selama apapun ngetripnya ayo aja…

lendyagassi
lendyagassi
5 months ago

Wah, ikutan happy lihat travelling kini sudah bisa dilakukan kembali dengan syarat yang ditambah, demi kesehatan bersama tentunya ya.. Dan jadi pelajaran banget kalau keluar negeri pastikan ada kartu debit. Hehhe..aku pikir kaya cara lama yang tuker uang gitu… Karena kemarin pas umroh, kami masih memanfaatkan uang cash selama perjalanan.

Arai Amelya
Arai Amelya
5 months ago

Aduh jadi kangen waktu ke Bangkok deh kak. Thailand juga liburan luar negeriku yang terakhir, itu tahun 2016, haha, udah lama! Dulu aku sama temen-temenku nginep di Ramkamhaeng, pas malem2 selalu tuh berburu street food, jadi kangen pengen ke Bangkok lagi

Narasi Nia
Narasi Nia
5 months ago

Kak mau tanya, kalau mau ke bangkok tapi gak bisa bahasa lokal atau gak mahir bahas inggris, ada ide gak?

marfa
marfa
5 months ago

Huaaaah serunya 14 hari explore apalagi ada partner perjalanannya, senangnya juga akhirnya bisa ke luar negeri setelah beberapa waktu tertunda ya. Catet-catet ah tipsnya siapa tau nant ketularan ke siniii 🙂

Fanny_dcatqueen
Fanny_dcatqueen
5 months ago

Thailand itu negara fav ku untuk area Asean 😍😍. Dari semua negara2 Asean, ga pernah bosan tiap balik ke Bangkok, Chiang Rai, Chiang Mai. Aku juga pengen datangin kota2 lainnya di Thailand. Sebelum pandemi aku rutin traveling mba. Stiap tahun pasti jalan. Makanya pandemi kemarin 2021 aku ga bisa kemana2. Stress itu. Untung nya udh agak mendingan THN ini Yaa. 2022 ini negara pertama yg mau aku visit Amerika , pas Desember, mau sekalian THN baru di sana Ampe Januari 😄 Untuk sekarang aku cuma mau dtgin negara2 yg udh ga wajib pcr. Tadinya mau ke Korsel. Tapi dia masih… Read more »

HI THERE!

DIaz Bela Blog

Diaz Bela Yustisia

Generasi 91, seorang ibu, dan ex-News TV Reporter yang sekarang sedang meniti “karir” di dunia digital.
Saya menulis tentang hal-hal yang saya sukai: pengalaman, opini, traveling, kuliner, dan lain-lain!
Talk to me about anything! 🙂

Arsip

MEMBER OF:

logo komunitas blog
logo komunitas blog